Cilacap - Sejumlah 20 siswa dari SMK terpilih se-Cilacap telah mengikuti Enduro Student Program (ESP) batch 2 (dua) yakni program pelatihan dan wirausaha dari PT Pertamina Lubricants untuk mencetak wirausaha tenaga muda produktif Indonesia di bidang otomotif khususnya perbengkelan. 20 siswa ini sebelumnya diseleksi oleh PT Pertamina Lubricants dan juga telah menempuh masa pelatihan dan kini bersiap menjalani tahapan nyata menjadi wirausaha muda di bidang teknik sepeda motor.
Enduro Student Program (ESP) Batch 2 telah resmi dimulai pada tanggal 16 Agustus 2017 dan sebanyak 20 peserta menjalani masa pelatihan mekanik otomotif sepeda motor dan pembekalan kewirausahaan di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Cilacap . Para peserta kemudian melaksanakan magang atau praktek kerja lapangan untuk mengasah keterampilan dan melatih mental untuk menjadi wirausaha. Dengan selesainya magang, maka fase pelatihan telah selesai.
Dalam acara Penutupan Pelatihan Enduro Student Program (ESP) di Balai Latihan Kerja Cilacap pada tanggal 20 Desember 2017, Nugroho Yusuf, perwakilan dari PT Pertamina Lubricants Production Unit Cilacap menyatakan kebanggaannya kepada para peserta.
“Kami ucapkan terima kasih kepada peserta ESP batch 2 ini yang menjalani pelatihan mekanik dan kewirausahaan dengan baik. Kemudian pada tahapan magang di bengkel mitra binaan, peserta mampu menerapkan materi yang telah diberikan. Terima kasih kepada para instruktur dan mitra bengkel untuk membimbing kembali guna mengasah kemampuan mekanik muda ini dan menambah pengetahuan di bidang kewirausahaan mulai dari sales marketing, melayani pelanggan, kewirausahaan dan lingkungan, dan tentu saja mental wirausaha yang kreatif, produktif, dan berkarakter,” tutur Nugroho Yusuf.
Enduro Student Program bertujuan pada tiga hal, yakni peningkatan nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan. Melalui ESP, perusahaan berkeinginan untuk berkontribusi dalam upaya pembangunan generasi muda penerus bangsa yang berkeberlanjutan. Yoseph Grantaka, perwakilan dari Dinas Ketenagakerjaan dan Industri memberikan dukungannya terhadap pelaksanaan ESP khususnya dalam menciptakan wirausaha baru.
“Indonesia masih menghadapi tantangan yang sama berkaitan ketenagakerjaan. Lapangan kerja dan jumlah pencari kerja masih timpang. Kewirausahaan merupakan salah satu kunci, dan program ini hendaknya terus dilanjutkan untuk mendukung pula program dari pemerintah,” ungkap Yoseph.
Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Provinsi Jawa Tengah yang bertempat di Cilacap merupakan mitra perusahaan dalam pelaksanaan program ESP. Guntoro Sejati, Kepala Balai Latihan Kerja Industri Cilacap mengungkapkan bahwa sikap merupakan fondasi yang harus dimiliki oleh generasi muda. “Kurikulum yang dirancang dalam ESP tak hanya pelatihan berkaitan mekanik, tetapi juga membangun karakter. Untuk membentuknya, BLKI membuat aturan rutinitas harian kepada para peserta agar disiplin, disamping menjadi produktif dan kreatif,” jelas Guntoro Sejati.
Tesa Nuhdiawan, peserta alumni SMK N 1 Wanareja mengungkapkan kesan selama mengikuti program. “Saya merasa bangga belajar bersama teman-teman di sini. Di dalam ESP saya mendapatkan banyak ilmu baru, dan ke depan bertekad untuk menerapkannya. Harapannya kita semua bisa sukses mencapai cita-cita.”
Enduro Student Program merupakan program pembinaan berkelanjutan, setelah rangkaian pelatihan ditutup, para peserta yang lolos seleksi akan menempuh tahapan nyata menjadi wirausaha di bidang bengkel sepeda motor. Sejumlah 13 peserta lolos untuk terus dibina untuk membangun wirausaha mandiri oleh PT Pertamina Lubricants. Erni Dwi Ana, satu-satunya peserta putri dan alumni dari SMK N 2 ini mengungkapkan harapannya ke depan. “Menjadi wirausaha merupakan cita-cita saya. Melalui ESP saya mendapatkan ilmu mekanik, mengelola bengkel, dan menjadi wirausaha yang produktif. Semoga saya dan teman-teman mencapai sukses dengan pembinaan Pertamina Lubricants.”